• Sabtu, 30 September 2023

Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji Himbau Petani Kratom Walaupun Riset Belum Selesai, Apa Alasannya? Simak!

- Selasa, 6 Juni 2023 | 18:00 WIB
Gubernur Kalimantan Barat Bergerak Bersama BRIN untuk Mewujudkan Potensi Kratom sebagai Komoditi Unggulan!
Gubernur Kalimantan Barat Bergerak Bersama BRIN untuk Mewujudkan Potensi Kratom sebagai Komoditi Unggulan!

PONTIANAK, DIO.TV.COM, Selasa, 6 Juni 2023 – Dari informasi yang beredar luas, kratom akan dilarang BNN sampai tahun tertentu, sehingga berpotensi membuat masyarakat khususnya petani kratom kehilangan mata pencaharian.

Gubernur Sutarmidji mengingatkan agar lebih bijaksana mengatur regulasi tata niaga kratom ini, karena peluang pangsa pasar akan diambil Thailand jika Indonesia lengah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah meminta kompensasi atas 44.491.304 pohon kratom jika tanaman ini dilarang BNN

Pada kamis 25 Mei 2023 lalu, Gubernur Sutarmidji meminta Kementerian Pertanian RI agar menerbitkan regulasi tata niaga produk tepung kratom.

Peringatan ini muncul karena dinilai adanya ketidaksinkronan antara Kementerian Pertanian yang menetapkan petani kratom sebagai binaan, tapi regulasi tata niaga kratom bakal dilarang BNN (Badan Narkotika Nasional).

Penerbitan regulasi tata niaga ini menjadi sangat penting agar terpenuhi standar mutu dipasar ekspor, mengingat tepung kratom dari Indonesia ditolak Amerika Serikat, karena tidak penuhi standar mutu.

Baca Juga: Gubernur Kalbar Sutarmidji Menyarankan Petani Kratom Lanjutkan Usahanya Padahal Masih Diteliti, Ini Alasannya

Gubernur Sutarmidji mengatakan kalau ada regulasi tata niaga kratom, maka akan ada teknis produksi sesuai standar mutu

Sambil menunggu proses tersebut, Sutarmidji pun mempersilahkan masyarakat Kalimantan Barat untuk terus melanjutkan usaha budidaya kratom.

Budidaya kratom yang dimaksud Gubernur Kalimantan Barat ini mencakup kratom skala kecil maupun usaha ekspor yang selama ini sudah berjalan.

Usai kratom ditolak Amerika Serikat, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji mengungkapkan hal yang menarik.

Gubernur Sutarmidji menyebut saat ini tengah dilakukan penelitian tahap akhir terhadap tanaman kratom oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Atas hal ini, Sutarmidji menilai masih dibutuhkan waktu yang cukup lama hingga penelitian kratom tersebut selesai.

Kemudian setelah riset ini selesai, Sutarmidji memperkirakan akan bisa dibuat aturan atau regulasi tata niaga dari hasil penelitian yang ada.

Halaman:

Editor: Juniardi Sucinda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X