Ini Bunyi Surat Ferdy Sambo Ungkap Keterlibatan Kabareskrim dan Staf Bintang 3 TNI di Kasus Ismail Bolong!

- Rabu, 7 Desember 2022 | 09:15 WIB
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan Ismail Bolong (kiri). Ini Bunyi Surat Ferdy Sambo Ungkap Keterlibatan Kabareskrim dan Staf Bintang 3 TNI di Kasus Ismail Bolong!
Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan Ismail Bolong (kiri). Ini Bunyi Surat Ferdy Sambo Ungkap Keterlibatan Kabareskrim dan Staf Bintang 3 TNI di Kasus Ismail Bolong!

JAKARTA, DIO-TV.COM, Rabu, 10 Desember 2022uang setoran perlindungan Kabareskrim Polri Rp6 miliar, ada kaitan Staf Kepala Staf Umum (KASUM) TNI.

Oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pejabat Utama Polisi Republik Indonesia (PJU Polri) bersinergi jadi beking Illegal Mining batubara di Provinsi Kalimantan Timur.

Tan Paulin dan Leny bertindak sebagai cukong dan penampung hasil Illegal Mining, dengan imbalan mendapat uang setoran perlindungan secara periodi diatur Staf KASUM TNI.

Demikian surat Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, 7 April 2022.

Mantan anggota Intelijen Kemanan Polisi Resort Kota (Intelkam Polresta) Samarinda, Ismail Bolong, buat testimoni, Februari 2022, bagian dari jaringan oknum PJU Polri dan TNI.

Testimoni Ismail Bolong, mengacu kepada Laporan Hasil Pemeriksaan (LPH) Dipropam Polri kepada Kapolri, 7 April 2022, ungkap PJU Polri terima uang setoran perlindungan.

Testimoni Ismail Bolong dimuat di Akun YouTube Fakta Borneo, Sabtu, 5 November 2022, ungkap Pejabat Utama Polri terima uang perlindungan Illegal Mining di Kalimantan Timur.

Baca Juga: Mungkinkah Ayu Ting Ting Sudah Mulai Tak Betah Sendiri? Hingga Mencoba Cari Jodoh Dengan Cara Ini...

Kabareskrim Polri, Agus Adrianto, Jumat, 25 November 2022, membantah terima uang setoran perlindungan Rp6 mliar (Oktober, November dan Desember 2021) Ismail Bolong.

Pengamat kepolisian, Bambang Rukminto, Jumat, 25 November 2022, mengatakan, bantahan Kabareskrim Polri, bukan berarti tidak ditindaklanjuti.

Karena testimoni Ismail Bolong, menurut Bambang Rukminto, mengacu LHP Kadiv Propam Polri, fakta, bukan hoax dan tertuang di dalam dokumen resmi Polri: mesti diusut!

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, Jumat, 25 November 2022, desak Kapolri nonaktifkan Kabareskrim Polri, untuk permudah pengusutan.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Jakarta, Sabtu, 26 November 2022, menegaskan, telah perintahkan pengusutan testimoni Ismail Bolong.

Ini surat Ferdy Sambo

Halaman:

Editor: Dismas Aju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X