Bride Suryanus Alorante, Mantan Kadis PUPR Kalbar Demo PT Bumi Indah Raya Perkara Jalan Gereja Yang di Caplok!

- Minggu, 26 Februari 2023 | 16:30 WIB
PT Bumi Indah Raya, tersangkut masalah hukum Kejaksaan Agung Kalbar dan Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Kalbar.
PT Bumi Indah Raya, tersangkut masalah hukum Kejaksaan Agung Kalbar dan Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Kalbar.

PONTIANAK, DIO-TV.COM, Minggu, 26 Februari 2023 – Jalan utama menuju Gereja Kristen Toraja di Raya dicaplok oleh Raja Tuan Tanah Kalimantan Barat, PT Bumi Indah Raya.

Oleh karena itu Bride Suryanus Alorante, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Kalimantan mengadakan protes pada Sabtu pagi tanggal 25 Februari 2023..

Lokasi jalan menuju akses Gereja Toraja yang dicaplok oleh PT Bumi Indah Raya bersebelahan dengan Kodam XII/Tanjungpura, Jalan Alianyang, Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya.

Menurut Bride Suryanus Alorante, berbagai upaya negosiasi dengan PT Bumi Indah Raya, selalu tidak membuahkan hasil, sehingga demonstrasi bersama warga dan umat dilakukan.

Baca Juga: Ungkapkan Kekecewaannya! Mantan Bupati Sikka Alexander longginus Katakan Politik Sikka Hancur! Simak Ulasannya

Bride Suryanus Alorante mengungkapkan ada dua hal yang memicu aksi protes yang melibatkan Persekutuan Intelegensia Kristen Indonesia Kabupaten Kubu Raya.

Protes raja mafia tanah PT Bumi Indah Raya datang dari Forum Komunikasi Putera-Puteri Purnawirawan Polri.

Pertama, dalam dua tahun jalan tidak pernah bermasalah, tiba-tiba dipagari oleh PT Indah Raya, sehingga akses gereja Kristen ditutup.

Kedua, di sepanjang Jalan Alianjang, di mana Bundaran Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Adisucipto, anggaran pendapatan dan belanja daerah telah dibebaskan.

Biaya pembebasan berasal dari APBD Provinsi Kalimantan Barat tahun 2005, namun seluruh wilayah Alianjang, Kodam XII/Tanjungpura dilampirkan dengan sertifikat hak pakai PT Bumi Indah terbitan 2007.

“Ini betul-betul namanya raja mafia tanah di Provinsi Kalimantan Barat. Caplok lahan jalan negara. Perlu tindakan hukum bagi PT Bumi Indah Raya,” ujar Bride Suryanus Alorante.

Bride Suryanus Alorante desak kantor pertanahan yang teliti Pemkab Kubu Raya, yang terlibat dalam proses penerbitan sertifikat hak milik bukan hak pakai PT Bumi Indah Raya, ikut ditangkap.

PT Bumi Indah Raya, tersangkut masalah hukum Kejaksaan Agung Kalbar dan Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Kalbar.

Berdasarkan hal tersebut, Kantor Pertanahan Kabupaten Raya menolak untuk mengeksekusi putusan Pengadilan yang mengabulkan permohonan kasasi PT Bumi Indah Raya.

Halaman:

Editor: Jatmana Wanda Yoga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X