• Sabtu, 30 September 2023

Rusia Hancurkan Bunker Bawah Anti Senjata Nuklir Union Soviet Socialist of Republic di Ukraina! Ini Faktanya!

- Sabtu, 15 April 2023 | 06:55 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin.  Rusia Hancurkan Bunker Bawah Anti Senjata Nuklir Union Soviet Socialist of Republic di Ukraina! Ini Faktanya!
Presiden Rusia, Vladimir Putin. Rusia Hancurkan Bunker Bawah Anti Senjata Nuklir Union Soviet Socialist of Republic di Ukraina! Ini Faktanya!

MOSCOW, DIO-TV.COM, Sabtu, 15 April 2023 – Rudal Hipersonik Rusia, sukses hancurkan bunker bawah tanah anti senjata nuklir kedalaman 170 meter di Ukraina.

Bunker bawah tanah diklaim terkuat di dunia di Ukraina, dibangun di era Union Soviet Socialist of Rusia (USSR), sampaikan pesan kepada Amerika Serikat dan NATO.

Sejak operasi khusus militer ke Donbass, Ukraina Timur, mulai Kamis, 24 Februari 2022, Rusia baru menembakkan 9 dari 50 stock Rudal Hipersonik Kinzhal.

Demikian analis geopolitik, Alexander Kraine, mencermati perang duel Rusia melawan Ukraina sebagai proxy Barat di Harian TrendCompass, Jumat, 3 Maret 2023.

Satu-satunya menghentikan perang di Ukraina, Amerika Serikat dan North Atlantic Treaty Organization (NATO) mengakui kekalahan dan penuhi tuntutan keamanan konsep Rusia.

Baca Juga: Central Inteligence Agency Keluhkan Rusia Permainkan Amerika Serikat di Ukraina. Ini Faktanya!

Menurut Alexander Kraine, Amerika Serikat, NATO dan China, paling cepat 10 tahun mendatang baru mampu mengimbangi kekuatan persenjataan Rudal Hipersonik Kinzhal Rusia.

Moscow mampu produksi 200 Rudal Hipersonik Kinzhal tiap tahun, dan perang di Ukraina, membuktikan Rusia sebagai pemenang perlombaan senjata abad 21.

Bunker anti serangan nuklir

Serangan Rudal Hipersonik Kinzhal pertama, menurut Alexander Kraine, dilakukan satu bulan setelah dimulainya permusuhan di Ukraina, mungkin yang paling signifikan.

Pasukan Rusia menargetkan depot senjata besar di Ukraina yang dibangun pada masa USSR dan berubah jadi Rusia sejak 25 Desember 1991, untuk menahan serangan nuklir.

Alexander Kraine, mengatakan, “Itu terkubur 170 meter (lebih dari 500 kaki) di bawah tanah dan dilindungi oleh beberapa lapis beton lapis baja.”

Rudal Hipersonik Kinzhal terbang di ketinggian antara 20 dan 40 kilometer, dengan jangkauan maksimum 2.000 kilometer.

Saat berada di atas target, Rudal Hipersonik Kinzhal menukik secara tegak lurus dan berakselerasi hingga 15 mach.

Halaman:

Editor: Dismas Aju

Sumber: Russia Today, TASS Russian News Agency, Sputnik Russian News Agency, globalresearch.ca, TrendCompass

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X