• Minggu, 29 Januari 2023

6 Perbedaan Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Penting di Masa Depan

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:59 WIB
 Terdapat 6 perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi. (StartupStockPhotos via pixabay.com)
Terdapat 6 perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi. (StartupStockPhotos via pixabay.com)

SLEMAN, DIO-TV.COM, Selasa, 30 Agustus 2022 - Tugas akhir dari jenjang S1, S2, dan S3, yakni skripsi, tesis, dan disertasi, memiliki perbedaan yang sangat mencolok, sekalipun proses penulisan dan penyusunan hampir sama. Level awal yakni skripsi, tesis dengan level menengah, dan level tertinggi dipegang disertasi.

Selain perbedaan level, juga terdapat perbedaan durasi penulisan dan penyusunan di antara ketiganya.

Baca Juga: 10 Negara Asia dengan Tingkat Pendidikan Tinggi. Ada Indonesia?

Durasi penulisan skripsi memerlukan minimal 1 semester, tesis dengan minimal 2 semester, dan disertasi minimal 4 semester, sebab disertasi ditujukan dalam penyusunan buku.

Maka dari itu, terdapat 6 perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi, antara lain berikut di bawah.

1. Skripsi

Mahasiswa/i akhir S1 akan disibukkan dengan penulisan skripsi. Dalam mengerjakan skripsi, perlu didukung dengan banyaknya sumber yang memadai, baik primer maupun sekunder, guna menyempurnakan skripsi sebelum melakukan ujian.

Persyaratan dan kriteria sebelum melakukan penulisan skripsi, yakni seseorang wajib meluluskan sebagian besar nilai atau SKS yang ditempuh, serta memiliki poin keaktivan minimal 10, guna memasuki penyusunan skripsi.

Terdapat 6 aspek dari skripsi, yang memberikan perbedaan dengan tesis dan disertasi, antara lain berdasarkan peristiwa fakta, 60% partisipasi penulis, bersifat deskriptif, memiliki minimal 2 permasalahan, diuji oleh dosen magister, dan tidak wajib menemukan hal baru.

Halaman:

Editor: Dominico Savio

Sumber: Pixabay

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X