Indonesia Harus Bersiap, Dunia Multipolar di Depan Mata Sudah Tidak Bisa Dibendung. Apa Itu BRICS?

- Rabu, 25 Januari 2023 | 08:47 WIB
Vladimir Putin, Presiden Rusia (kiri) dan Xi Jinping, Presiden China. Indonesia Harus Bersiap, Dunia Multipolar di Depan Mata Sudah Tidak Bisa Dibendung. Apa Itu BRICS? (kremlin.ru)
Vladimir Putin, Presiden Rusia (kiri) dan Xi Jinping, Presiden China. Indonesia Harus Bersiap, Dunia Multipolar di Depan Mata Sudah Tidak Bisa Dibendung. Apa Itu BRICS? (kremlin.ru)

BANDUNG, DIO-TV.COM, Rabu, 25 Januari 2023Indonesia harus bersiap, karena dunia Multipolar sudah tidak bisa dibendung, dengan tidak saling menghegemoni.

Hal itu dikemukakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dalam seminar Multipolar di Bandung, Selasa, 24 Januari 2023.

Menurut Muhaimin Iskandar, salah satu parameter dunia Multipolar, inisiatif Rusia dan Chia mendirikan BRICS (Brasilia, Rusia, India, China dan Afrika Selatan).

BRICS bertolak belakang dengan konsep negara-negara Eropa Barat, dimotori Amerika Serikat (AS) dalam aliansi North Atlantic Treaty Organization (NATO).

NATO usung Unipolar berupa penyeragaman kehidupan ekonomi, politik, sosial dan budaya global, dengan menempatkan Amerika Serikat sebagai sentris.

Amerika Serikat dengan memperalat NATO, merasa berhak mencampuri urusan dalam negera lain, dengan dalih demokrasi, sebagaimana di Iran, Libya dan Afganistan.

Peran NATO sekarang semakin meredup, pasca operasi militer khusus Rusia ke Ukraina sejak Kamis, 24 Februari 2022.

Keruntuhan NATO, akibat kesalahan sendiri, mengisolasi Rusia. Berupa larangan impor gas, minyak mentah dan pangan dari Rusia.

Akibatnya, negara-negara dalam keterpurukan ekonomi parah, dan Amerika Serikat dengan entengnya lepas tanggungjawab, sebagaimana terjadi di Iraq, Libya dan Afganistan, sekarang.

Halaman:

Editor: Dismas Aju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X